Wednesday, 30 November 2011

PandiR

ada mata kau pandang
ada telinga kau dengar
ada mulut kau cakap

orang tanya kau jawab
orang diam kau bengap
orang kutuk kau senyap

disuruh kau buat
rajin sembunyi malas larat
mengampu hidup menjinak lalat

memapar diri setia bendul
tapi hakikat bagai samdol
sana sini disorak bahlul

kau jujur tapi bodoh
kau bodoh campur ego
konon gerak tampak tulus

Pandir mu fa so la ti do...

Sunday, 27 November 2011

DirgahaYu


perjalanan ini hampir tamat
dari pojokan denai
ku lalui rintangan onak liar
ku harungi ombak berketimbung
ku lewati suka dan duka
ku junjung tandu mulya
tujuan ku ke hilir
walau kaki ku gontai
walau tubuh ku lesu
walau kuping ku penuh bisikan iblis
tak mahu aku berhenti
berilah daku kubuan kebal
tatehkan daku titian lurus
benarkan daku bernafas suci
nobatkan lencana walau perunggu
kerana rehat ku seketika saja
kelana ku maseh jauh
ku seru dan ku mohon dirgahayu
izinkan daku bertemu...

sempena Maal Hijrah 1433

Friday, 25 November 2011

KuraS


kepingin daku mendamparkan
lenguh tak larat
tak bermaya
senggok tanpa swara
kuyu mata tercengok-cengok
jiwa suram berserpih lara
tamsil menuang air ke daun keladi
kepingin daku menggulung kembali
kuras bentangan ku
hanya kerana kau enggan menatap
kau enggan menitip rasa
kau tondong kalaman ku
gulungan kuras melembab hiba
tinta ku berconteng tak tereja
jiwa mu sengaja bertorah...

Tuesday, 22 November 2011

PikuN


orang kata kau pintar
bijak akal berfikir
orang kata kau petah
bijak mulut berkata
orang kata kau berhemah
santun tingkah bergaya
orang kata kau tulus
aura tampak kudus
tapi sebenarnya
kau bertopeng pura...
kini kau keegoan pinta
maseh petah
maseh berhemah
melayar kudus
jadian mu seolah pikun lisut
jebelos kelubang galian mu...

Sunday, 20 November 2011

RentaN


luka ini sekadar guris
tiada menitis nira darah
sakit sekadar gigitan kerengga

luka ini sekadar guris
tiada menitis nira darah
sakit sekadar gigitan kerengga

luka ini sekadar guris
tiada menitis nira darah
sakit sekadar gigitan kerengga

tapi kini gurisan luka menjalar
torehan mengalir deras
tertusuk lubuk sanubari
tembok resah bergegaran
belum ku temui penawarnya
parutku belum berbalut
rentan ku berpalit sua...

Thursday, 17 November 2011

JuaK

kau kegelisahan cuak ?
kau kebencian muak ?
kau kemarahan lalak ?

kian lama tak berbicara
kian lama tak bersua
kian lama tak bernandung sama

tapi kini kau disini
tapi kini tampil diri
tapi kini berhajat diri

mau cakna di tiak
mau keroh di tolak
mari kita berjuak...

Sunday, 13 November 2011

CeteRa CurA


diufuk sana mentari kan terbenam
saat mendetik terang kan karam
bertukar wajah melukis seram
selamat datang duhai malam
kau datang karna gilir
karma alam tentuan taqdir
jasad siang puas memanas
kau jirus mendingin bilas
gulita mu banyak tampak kekunang
panjutan banyak nyala dilaman
bara purnama bercahaya benderang
sematan bintang serak berkerdipan
pada malam dikelambu gulita
dalam gulita kita meraba
meraba bukan dek buta
cetera kita butuhkan indra cahaya...

Tuesday, 8 November 2011

Ratna PeKaJa


kaulah karmajaya
pembawa beningan cahaya
lisan mu beralun merdu
tingkah mu sopan tak melulu
acap kali kau disisi
tak luak ayat-ayat suci

kaulah karmajaya
menyusun kembang seroja
mewarna taman tampak seri
mengharum kasih semarak wangi
acap kali disisi
hembusan komulus semerbak kasturi

kaulah karmajaya
bukan dewata
kau berwisma dalam jiwa

Sunday, 6 November 2011

kuBuS AgunG

disana telah terbina
teraju kita sehala
seantero menghadap wajah
berjuta diantara kita
disana tempatnya
aroma insan berserah
hadir senyuman melata
terkedu sedak didada
disana ramai berhimpun
menadah berswara ampun
amalan sekian berkurun
berpatek dititah rukun
disana aku telah berada
disana aku telah sujud bersama
disana aku telah keliling bermesra
telah ku sentuh kubus Agung teruja...

SemPena idul adha..

Friday, 4 November 2011

deTak haTi


mengapa kau mendingin pada ku ?
membisu seribu kata
apa salah ku?

mengapa kau menghindar dari ku
menjauh seribu langkah
apa silap ku?

mengapa aku ditondong
persis setan polong
apa aku dah serong?

tapi aku maseh disini
karna ku tahu
kau tiada disana
kau bertopeng mengintai ku
selindang mu ada pada ku
detak hati mu berselingkuh rasa...

anCak

ku gubahkan untuk mu
ku kiaskan untuk mu
ku lirikkan untuk mu
ku alunkan untuk mu
ku notakan untuk mu
ku kandilkan untuk mu
ku saljukan untuk mu
mentera ku untuk mu
doa ku untuk mu
senyum ku untuk mu
maseh kau tolak sajian ku ?